Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning terhadap Hasil Belajar Peserta didik pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja

Bahan Membuat Skripsi Pendidikan Ekonomi




BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang
Perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam pendidikan tidak terlepas dari  pengaruh  perubahan  perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Perkembangan dan  perubahan dalam pendidikan secara terus-menerus menuntut perlunya perbaikan Sistem Pendidikan Nasional termasuk penyempurnaan kurikulum untuk mewujudkan peserta didik yang mampu bersaing dan menyesuaikan diri dengan perubahan Zaman.
Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan upaya peningkatan mutu pendidikan  yang harus dilakukan secara menyeluruh, sebagaimana terdapat dalam  pasal 35 ayat  (1)  Undang–Undang  Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah  Nomor 19 Tahun  2005  tentang  Standar Nasional Pendidikan (dalam Trianto, 2010:13) menyebutkan bahwa  Standar  Nasional  Pendidikan  terdiri  atas Standar Proses, Standar  Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), Standar Pendidik dan Standar Tenaga Kependidikan, Standar Sarana  dan  Prasarana, Standar Pengelolahan, Standar Pembiayaan dan  Standar Penilaian yang harus ditingkatkan secara berencana dan berkala.
Usaha memperoleh hasil belajar yang maksimal, peningkatan mutu pendidikan harus diupayakan secara terus menerus, terencana dan bertahap. Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk peningkatan mutu pendidikan adalah  adanya  pengembangan  metode dan strategi pembelajaran. Metode dan strategi  ini merupakan  salah satu cara penyampaian  materi  pembelajaran secara spesifik, sehingga memudahkan peserta didik untuk memahami, menguasai materi pelajaran.
Dalam proses pembelajaran peserta didik selalu dituntut  untuk belajar, tetapi jarang memberikan pelajaran kepada peserta didik tentang bagaimana peserta didik harus belajar. Melalui metode pembelajaran, guru dapat membantu peserta didik untuk mendapatkan  atau  memperoleh informasi, ide, ketrampilan, cara berpikir dan mengekspresikan dirinya sendiri.
Dalam  proses pembelajaran guru dituntut bagaimana menciptakan proses pembelajaran agar dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Lingkungan belajar harus dirancang sedemikian rupa sehingga peserta didik diberi kesempatan untuk berlatih memecahkan masalah. Pemecahan masalah tersebut dilakukan melalui kegiatan mencari, sehingga dia akan menemukan sendiri konsep maupun prinsip. Sementara itu guru bertindak sebagai fasilitator.
Pencapaian pembelajaran dapat dicapai dengan penerapan sebuah model pembelajaran. Model pembelajaran  adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman  dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial (Trianto, 2001:1). Menurut Sukardi (2011:17) model pembelajaran adalah bentuk atau tipe kegiatan pembelajaran yang digunakan untuk menyampaikan bahan ajar oleh guru kepada peserta didik. Sedangkan menurut Wahab (2007:53) model mengajar adalah merupakan sebuah perencanaan pengajaran yang menggambarkan proses yang ditempuh pada proses belajar  mengajar agar dicapai perubahan spesifik pada perilaku peserta didik seperti yang diharapkan. Dalam penerapan model pembelajaran di kelas guru dapat menggunakan beberapa macam  model pembelajaran  yang ada, salah satunya adalah model pembelajaran Quantum Learning.
Proses belajar  mestinya berjalan  menyenangkan  untuk anak-anak didik. Ini adalah  hal  yang  sesungguhnya  sangat  mendasar dari sebuah proses belajar. Quantum  Learning  merupakan strategi belajar yang bisa digunakan oleh siapa saja karena memberikan gambaran untuk mendalami apa saja dengan cara mantap dan berkesan. Caranya, seorang pembelajar harus mengetahui terlebih dahulu gaya belajar, gaya berpikir, dan situasi dirinya. Dengan begitu, pembelajar akan dengan cepat mendalami sesuatu. Banyak orang yang telah merasakan hasilnya  setelah  mengkaji sesuatu dengan cara Quantum Learning. Segalanya dapat dengan  mudah, cepat, dan  mantap dikaji dan didalami dengan suasana yang menyenangkan. Pembelajaran Quantum ini merupakan bentuk inovasi dari  penggubahan  bermacam-macam  interaksi  yang ada di dalam dan di sekitar momen belajar (Rusman, 2012:330).
Menurut Rusman (2012:330) pembelajaran  Quantum  merupakan bentuk inovasi dari penggubahan  bermacam-macam interaksi  yang ada didalam dan di sekitar momen belajar. Rusman menjelaskan maksud dari “energi menjadi cahaya”  adalah  mengubah  semua hambatan-hambatan belajar yang selama ini dipaksakan untuk terus dilakukan menjadi sebuah manfaat bagi peserta didik sendiri dan bagi orang lain, dengan memaksimalkan kemampuan dan bakat alamiah peserta didik.
Rusman  (2012:330)  menambahkan bahwa Quantum  ialah  interaksi  yang  mengubah energi menjadi cahaya. Quantum Learning ialah pengajaran yang dapat mengubah suasana belajar yang menyenangkan serta mengubah kemampuan dan bakat alamiah peserta didik menjadi cahaya yang akan bermanfaat bagi mereka sendiri dan bagi orang lain. Quantum Learning merupakan orkestrasi bermacam-macam interaksi yang didalam dan sekitar momen belajar atau suatu pembelajaran yang mempunyai misi utama untuk mendesain suatu  proses belajar yang menyenangkan yang di sesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Interaksi-interaksi ini mencakup unsur-unsur untuk belajar efektif yang mempengaruhi kesuksesan peserta didik.
Ketuntasan belajar mata pelajaran IPS Terpadu di MTs Nurul Huda Sukaraja belum  sesuai dengan yang diharapkan. Setelah mengadakan observasi awal diperoleh gambaran  yang  menjadi faktor penyebab rendahnya ketuntasan belajar  peserta didik adalah pembelajaran  yang  kurang  melibatkan peserta didik untuk aktif berpartisipasi, peserta didik tidak dibiasakan untuk mengembangkan potensi berpikirnya, sehingga peserta didik cenderung menjadi malas berpikir secara mandiri.  Penerapan model pembelajaran di MTs Nurul Huda Sukaraja masih banyak  mengalami  kendala atau hambatan, karena tenaga pengajar atau guru belum begitu memahami tentang model pembelajaran, guru belum sepenuhnya memaksimalkan pemanfaatan lingkungan belajar untuk membuat peserta didik nyaman dalam belajar. Untuk mencapai tujuan pendidikan, dalam proses pembelajaran diperlukan suatu metode yang bervariasi dari seorang guru agar materi yang disampaikan mudah dipahami dan menarik untuk dipelajari oleh peserta didik. Pada dasarnya pendidikan akan berhasil apabila dalam pembelajaran terjadi interaksi antara guru dan peserta didik hal ini tidak terlepas dari metode atau model pembelajaran yang digunakan. Hasil pembelajaran yang baik hendaknya dinilai dari keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran yang diwujudkan dalam hasil belajar yang baik.
Melihat situasi yang ada maka guru perlu menerapkan model pembelajaran Quantum Learning, model pembelajaran tersebut dapat menghasilkan peserta didik yang aktif dan mandiri sehingga hasil belajar peserta didik semakin meningkat.  Berdasarkan latar belakang masalah diatas peneliti mengambil judul skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning terhadap  Hasil Belajar Peserta didik pada Mata Pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja Tahun Pelajaran 2013/2014.”

1.2   Masalah Penelitian
1.2.1 Identifikasi Masalah
Untuk menghindari kemungkinan meluasnya masalah yang akan diteliti maka penulis memberikan identifikasi masalah dalam penelitian sebagai berikut:
1.         Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A MTs Nurul Huda Sukaraja.
2.         Ruang lingkup pembahasan adalah mengenai pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Learning.
3.         Mata pelajaran dalam penelitaian ini adalah mata pelajaran IPS Terpadu.
4.         Populasi dalam penelitian ini berjumlah 183 dan sampel yang di teliti berjumlah 30 peserta didik.
1.2.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas maka penulis dapat memberikan rincian masalah sebagai berikut:
1.    Bagaimanakah hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran Quantum Learning  pada peserta didik kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja?
2.    Bagaimanakah  hasil belajar IPS tanpa menggunakan model pembelajaran Quantum Learning peserta didik Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja?
3.    Apakah ada pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Learning terhadap  hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja?
1.2.3  Pembatasan Masalah
Mengingat sangat terbatasnya waktu, tenaga, sarana, dan prasarana, serta upaya penelitian ini terarah dalam pelaksanaannya maka perlu diadakan batasan masalah. Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah:
1.    Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai peserta didik yang di peroleh setelah melakukan tes pada proses pembelajaran.
2.    Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTs Nrul Huda Sukaraja Buay Madang Tahun Pembelajaran 2013/2014.
1.3  Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah di atas tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui:
1.    Hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran Quantum Learning di Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja.
2.    Hasil belajar pada mata pelajaran IPS Terpadu tanpa menggunakan  model pembelajaran Quantum Learning peserta didik Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja.
3.    Pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Learning terhadap  hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII MTs Nurul Huda Sukaraja.

1.4  Manfaat Penelitian
Adapun penelitian yang penulis lakukan ini diharapkannya dapat memiliki manfaat, yaitu sebagai berikut:
1.    Bagi peserta didik, dengan diterapkan model pembelajaran Quantum Learning dapat memotivasi peserta didik dalam hasil belajar
2.    Bagi Guru, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan guru Ekonomi dalam memilih model pembelajaran dan lebih memperhatikan pentingnya penggunaan metode pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran.
3.    Bagi sekolah, dapat dijadikan sebagai refrensi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.

1.5  Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan pemahaman dalam penulisan penelitian ini, penulis membuat sistematika pembahasan yang terdiri dari lima bab yaitu:
  Bab I  Pendahuluan
1.1         Latar Belakang Masalah
1.2         Masalah Penelitian
1.2.1        Identifikasi Masalah
1.2.2        Pembatasan Masalah
1.2.3        Rumusan Masalah
1.3         Tujuan Penelitian
1.4         Manfaat Penelitian
1.5         Sistematika Penulisan
Bab II  Landasan Teori
2.1  Pengertian Belajar
       2.1.1  Pengertian Hasil Belajar
       2.1.2  Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar
2.2   Model Pembelajaran
2.2.1  Langkah-Langkah  Model Quantum Learning
       2.2.2   Kelebihan Dan Kelemahan Model Quantum Learning
                   2.3  Pengertian  Mata Pelajaran IPS
   2.3.1  Tujuan  Mata Pelajaran  IPS
2.4  Penelitian Terdahulu
2.5   Kerangka Berfikir
2.6   Hipotesis Penelitian
Bab III Metode Penelitian
3.1 Desain Penelitian
3.2 Variabel Penelitian
3.3 Populasi dan Sampel Penelitian
1) Populasi
2) Sampel
3.4 Teknik Pengumpulan Data
Bab IV Hasil dan Pembahasan
4.1 Hasil Penelitian
4.2 Pembahasan
Bab V Simpulan dan Saran
5.1 Simpulan
5.2 Saran


Komentar

Postingan Populer